Ia lahir pada tanggal 16 April 1899 di Bergaliszki dekat Ashmjany sebagai putra pengacara Aleksander Achmatowicz. Ayahnya adalah Menteri Kehakiman dan Senator Republik Rakyat Krimea (1917–1918), dan setelah tahun 1918 Senator Republik Polandia Kedua. Ibu Osman bernama Emilia née Kryczyński.
Achmatowicz mengerjakan kimia organik, khususnya kimia alkaloid, steroid dan sulfon, serta kimia tumbuhan.
Menjadi Doktor Kimia
Pada tahun 1924, Osman Achmatowicz meraih gelar master di bidang kimia. Kemudian, ia menghabiskan tiga tahun bekerja dengan Profesor Casimir Slawinski. Pada tahun 1928, ia meraih gelar doktor pertamanya. Penelitiannya fokus pada senyawa alami kompleks yang disebutbornilena.
Setelah itu, ia menerima beasiswa khusus dari Dana Kebudayaan Nasional Polandia. Beasiswa ini memungkinkannya untuk melakukan penelitian lebih lanjut selama dua tahun di Universitas Oxford di Inggris. Di sana, ia bekerja dengan profesor terkenal seperti William Henry Perkin dan Robert Robinson. Di Oxford, ia meraih gelar PhD kedua, dengan fokus pada struktur senyawa alami penting seperti strychnine dan brucine.
Penemuan Baru dalam Kimia
Setelah kembali ke Polandia, Achmatowicz melanjutkan penelitiannya di Universitas Vilnius. Ia fokus pada senyawa kimia yang ditemukan dalam tanaman strychnos. Ia cara baru untuk menguraikan senyawa kimia tertentu yang dikembangkan. Metode ini menjadi sangat penting bagi para ahli kimia untuk memahami bagaimana senyawa organik dibangun. Oleh karena itu, ia menjadi "dosen" pada tahun 1933, yang berarti ia memenuhi persyaratan untuk mengajar di universitas.
Pada tahun 1934, Achmatowicz menjadi profesor di Universitas Warsawa. Dengan lebih banyak uang dan laboratorium yang lebih baik, ia mampu melakukan lebih banyak penelitian. Ia dan timnya menemukan cara-cara baru untuk mengubah dan menguraikan senyawa kimia.
Menjelajahi Tanaman untuk Pengobatan
Achmatowicz juga mulai mencari senyawa kimia bermanfaat dalam tumbuhan Polandia. Ia sangat tertarik pada tumbuhan yang digunakan dalam pengobatan tradisional Polandia. Rekan-rekannya menyarankan agar ia mempelajari lumut klab (seperti Lycopodium clavatum ) dan bunga lili air (seperti Nuphar lutea ).
Dokumentasi foto: J. Fabicki, P. Słonimski, Wacław Filipowicz, Jerzy Modrakowski, Osman Achmatowicz, Fabre, Rene Fabre.
Penelitian dan Pensiun di Usia Lanjut
Pada tahun 1950-an, Achmatowicz melanjutkan penelitiannya tentang alkaloid dari tanaman Lycopodium dan Nuphar. Laboratoriumnya menerima pendanaan dari Dana Kebudayaan Nasional dan Akademi Ilmu Pengetahuan Polandia
Profesor Osman Achmatowicz (kanan)
Sejak tahun 1953, ia juga menjabat sebagai wakil sekretaris di Kementerian Pendidikan Tinggi Polandia. Saat berada di ibu kota, ia juga memulai tim penelitian di Universitas Warsawa.
Pada tahun 1971, Osman Achmatowicz Jr. (Putranya Osman Achmatowicz) melaporkan prosedur untuk mensintesis monosakarida dengan mengolah furfuryl alkohol dengan brom. Reaksi ini dan reaksi terkaitnya disebut reaksi Achmatowicz berdasarkan namanya.




















.jpg)









