Osman Achmatowicz, seorang ahli kimia muslim & profesor universitas yang lahir pada bulan ini | Les Privat BS

Brilliant Student is your choice

Brilliant Student is your choice
BS

Welcome

Selamat datang di Les Privat BS

Graduate

Graduate
Les privat ke rumah

Guru Les dan Siswa

Guru Les dan Siswa
Semangat Mengajar dan Belajar di BS

Popular Posts

Belajar Dengan Move On di BS. Diberdayakan oleh Blogger.

Konsultasi di Les Privat BS

LINK BANNER

Fans Page

Total Pageviews

"twitter-tweet"@Brilliants_Camp : The Planets : Earth with others

Home » » Osman Achmatowicz, seorang ahli kimia muslim & profesor universitas yang lahir pada bulan ini

Osman Achmatowicz, seorang ahli kimia muslim & profesor universitas yang lahir pada bulan ini

      Ia lahir pada tanggal 16 April 1899 di Bergaliszki dekat Ashmjany sebagai putra pengacara Aleksander Achmatowicz. Ayahnya adalah Menteri Kehakiman dan Senator Republik Rakyat Krimea (1917–1918), dan setelah tahun 1918 Senator Republik Polandia Kedua. Ibu Osman bernama Emilia née Kryczyński. 


       Osman Achmatowicz bersekolah di sekolah menengah pertama di Saint Petersburg hingga ia lulus sekolah menengah atas pada tahun 1916. Pada tahun 1918 ia datang bersama keluarganya ke Vilna di tempat yang sekarang disebut Polandia.

     Achmatowicz mengerjakan kimia organik, khususnya kimia alkaloid, steroid dan sulfon, serta kimia tumbuhan.

Menjadi Doktor Kimia

     Pada tahun 1924, Osman Achmatowicz meraih gelar master di bidang kimia. Kemudian, ia menghabiskan tiga tahun bekerja dengan Profesor Casimir Slawinski. Pada tahun 1928, ia meraih gelar doktor pertamanya. Penelitiannya fokus pada senyawa alami kompleks yang disebutbornilena.

     Setelah itu, ia menerima beasiswa khusus dari Dana Kebudayaan Nasional Polandia. Beasiswa ini memungkinkannya untuk melakukan penelitian lebih lanjut selama dua tahun di Universitas Oxford di Inggris. Di sana, ia bekerja dengan profesor terkenal seperti William Henry Perkin dan Robert Robinson. Di Oxford, ia meraih gelar PhD kedua, dengan fokus pada struktur senyawa alami penting seperti strychnine dan brucine.


Penemuan Baru dalam Kimia

     Setelah kembali ke Polandia, Achmatowicz melanjutkan penelitiannya di Universitas Vilnius. Ia fokus pada senyawa kimia yang ditemukan dalam tanaman strychnos. Ia cara baru untuk menguraikan senyawa kimia tertentu yang dikembangkan. Metode ini menjadi sangat penting bagi para ahli kimia untuk memahami bagaimana senyawa organik dibangun. Oleh karena itu, ia menjadi "dosen" pada tahun 1933, yang berarti ia memenuhi persyaratan untuk mengajar di universitas.

     Pada tahun 1934, Achmatowicz menjadi profesor di Universitas Warsawa. Dengan lebih banyak uang dan laboratorium yang lebih baik, ia mampu melakukan lebih banyak penelitian. Ia dan timnya menemukan cara-cara baru untuk mengubah dan menguraikan senyawa kimia.


Menjelajahi Tanaman untuk Pengobatan

     Achmatowicz juga mulai mencari senyawa kimia bermanfaat dalam tumbuhan Polandia. Ia sangat tertarik pada tumbuhan yang digunakan dalam pengobatan tradisional Polandia. Rekan-rekannya menyarankan agar ia mempelajari lumut klab (seperti Lycopodium clavatum ) dan bunga lili air (seperti Nuphar lutea ).

Achmatowicz ketika masa awal berkarir


       Ia menerima diploma pada tahun 1925. Ia melanjutkan karir akademisnya hingga ia diangkat menjadi profesor di Universitas Warsawa (1934–1939 dan 1953–1969) dan di Universitas Politeknik Łódź (1946–1953). Selama Perang Dunia Kedua dan di bawah pendudukan, dia memberikan pelajaran rahasia kepada murid-muridnya.

Dokumentasi foto: J. Fabicki, P. Słonimski, Wacław Filipowicz, Jerzy Modrakowski, Osman Achmatowicz, Fabre, Rene Fabre.

Penelitian dan Pensiun di Usia Lanjut

     Pada tahun 1950-an, Achmatowicz melanjutkan penelitiannya tentang alkaloid dari tanaman Lycopodium dan Nuphar. Laboratoriumnya menerima pendanaan dari Dana Kebudayaan Nasional dan Akademi Ilmu Pengetahuan Polandia

     Profesor Osman Achmatowicz (kanan)

     Sejak tahun 1953, ia juga menjabat sebagai wakil sekretaris di Kementerian Pendidikan Tinggi Polandia. Saat berada di ibu kota, ia juga memulai tim penelitian di Universitas Warsawa.

Profesor Osman Achmatowicz

     Setelah ia meninggalkan kementerian pada tahun 1960, laboratoriumnya dapat menggunakan teknik baru seperti kromatografi dan spektroskopi untuk mempelajari alkaloid. 

    Pada tahun 1971, Osman Achmatowicz Jr. (Putranya Osman Achmatowicz) melaporkan prosedur untuk mensintesis monosakarida dengan mengolah furfuryl alkohol dengan brom. Reaksi ini dan reaksi terkaitnya disebut reaksi Achmatowicz berdasarkan namanya.



0 komentar:

Posting Komentar